PT Geoprima Solusi Tbk. (GPSO) berencana melakukan perubahan strategis dalam fokus bisnisnya untuk memasuki industri komponen mekanikal dan permesinan terpadu. Langkah ini didasari oleh masuknya pemegang saham baru dari Tjokro Group yang diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di pasar.
Manajemen GPSO mengungkapkan, rencana ini akan mencakup akuisisi aset PT Jakarta Indah Casting senilai Rp78,5 miliar. Dengan akuisisi ini, GPSO menargetkan untuk segera merealisasikan pendapatan tanpa harus pembangunan pabrik dari nol.
Akusisi tersebut mencakup lahan seluas 15.400 meter persegi di Bekasi, ruang pabrik, dan mesin produksi besi tuang cetak. Manajemen menekankan bahwa transaksi ini setara dengan 183,95% dari total ekuitas perusahaan per Desember 2025.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pendapatan GPSO pada tahun 2026, dengan pendanaan alias rights issue yang melibatkan penerbitan 66,67 juta saham baru. Pendanaan ini direncanakan untuk mendukung akuisisi serta meningkatkan likuiditas saham di pasar.
Studi kelayakan menunjukkan rencana ekspansi ini memiliki prospek finansial yang positif, di mana proyek ini diperkirakan mampu menghasilkan IRR sebesar 34,77%. Selain itu, nilai kini bersih tercatat positif di angka Rp86,63 miliar, dengan periode pengembalian investasi diperkirakan sekitar 5 tahun 1 bulan.
Persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 2 Juni 2026, akan menjadi langkah kunci untuk langkah ini. Mengingat transaksi tersebut tergolong material, dukungan pemegang saham independen sangatlah penting bagi kelangsungan rencana strategis ini.
Sinergi dengan Tjokro Group, yang telah berpengalaman lebih dari lima dekade di sektor mekanikal, diharapkan dapat membuka akses GPSO ke pasar OEM otomotif dan alat berat. Transformasi ini diharapkan mampu mengubah GPSO dari perusahaan perdagangan menjadi produsen dengan nilai tambah yang tinggi.