Rudy Resmi Menjabat Presdir Baru Astra (ASII), Berikut Susunan Pengurus Terbarunya

Rudy Resmi Menjabat Presdir Baru Astra (ASII), Berikut Susunan Pengurus Terbarunya
Foto: Ilustrasi Rudy Resmi Menjabat Presdir Baru Astra (ASII), Berikut Susunan Pengurus Terbarunya.

PT Astra International Tbk. (ASII) secara resmi melakukan perombakan besar-besaran pada jajaran direksi dan dewan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 23 April 2026. Dalam keputusan rapat tersebut, perusahaan menunjuk Rudy sebagai Presiden Direktur baru guna memimpin nakhoda bisnis konglomerasi otomotif dan investasi terbesar di Indonesia tersebut.

Selain penunjukan nakhoda baru, pemegang saham juga menyepakati pengangkatan Siswadi dan Djap Tet Fa untuk mengisi posisi direktur di dalam susunan direksi perseroan yang terbaru. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat struktur manajemen operasional Astra International di tengah tantangan ekonomi global dan domestik yang dinamis.

Penyegaran organisasi tidak hanya menyentuh kursi direksi, namun juga merambah ke jajaran Dewan Komisaris dengan bergabungnya dua tokoh baru di kursi pengawas. Mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri dan Pariya Tangtongpairoth secara resmi diangkat sebagai komisaris baru untuk melengkapi jajaran dewan pengawas perusahaan.

Struktur Kepengurusan Terbaru Astra International

Susunan pengurus yang dihasilkan dari RUPST ini mencerminkan kombinasi antara wajah lama yang berpengalaman dan tenaga baru yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Berikut adalah daftar lengkap personil yang menjabat di jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Astra International Tbk. pasca keputusan rapat tersebut.

Jabatan Nama Pengurus
Presiden Komisaris Prijono Sugiarto
Komisaris Independen Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen Muliaman Darmansyah Hadad
Komisaris Independen Muhamad Chatib Basri
Komisaris Independen Pariya Tangtongpairoth
Komisaris Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris Benjamin William Keswick
Komisaris Stephen Patrick Gore
Komisaris Lincoln Lin Feng Pan
Komisaris Lee Liang Whye
Presiden Direktur Rudy
Direktur Gidion Hasan
Direktur Santosa
Direktur Gita Tiffani Boer
Direktur FXL Kesuma
Direktur Thomas Junaidi Alim. W
Direktur Hsu Hai Yeh
Direktur Siswadi
Direktur Djap Tet Fa

Kebijakan Dividen dan Kinerja Keuangan

Di samping agenda perubahan pengurus, ASII juga menetapkan kebijakan pembagian dividen final sebesar Rp292 per saham untuk dibagikan kepada seluruh pemegang saham yang berhak. Pengumuman ini merupakan pelengkap dari dividen interim sebesar Rp98 per saham yang sebelumnya sudah dikucurkan oleh emiten berkode ASII ini pada bulan Oktober 2025 lalu.

Secara akumulatif, total dividen tunai yang diberikan perusahaan untuk tahun buku 2025 mencapai angka Rp390 per saham atau setara dengan nilai total maksimal sebesar Rp15,66 triliun. Angka tersebut merepresentasikan rasio pembayaran dividen sebesar 48% dari total laba bersih yang berhasil dibukukan oleh perseroan sepanjang periode tersebut.

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, dalam keterangannya saat konferensi pers menyatakan bahwa sisa dividen final sebesar Rp292 per saham dijadwalkan akan dibayarkan pada 25 Mei 2026. Ia mengonfirmasi bahwa total alokasi dana yang dikucurkan untuk dividen tahun ini mencapai Rp15,7 triliun jika digabungkan dengan pembayaran interim yang lalu.

Namun demikian, jika dibandingkan secara historis, nilai dividen final tahun buku 2025 ini tercatat mengalami tren penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode-periode tahun sebelumnya. Data menunjukkan adanya penyusutan nilai pembayaran dividen secara bertahap jika ditarik dari data historis pembayaran tahun 2022 hingga tahun buku terakhir.

Tahun Buku Nilai Dividen Final per Saham
2022 Rp552
2023 Rp421
2024 Rp308
2025 Rp292

Sebagai informasi tambahan bagi para investor, manajemen juga menyampaikan adanya rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai mencapai Rp2 triliun. Hal ini menjadi bagian dari strategi modal perusahaan, meski keputusan investasi akhir tetap berada di tangan masing-masing pembaca dan investor sesuai profil risiko yang dimiliki.

Seluruh keputusan yang diambil dalam RUPST ini menjadi tonggak baru bagi Astra International untuk memulai babak kepemimpinan di bawah Rudy sebagai Presiden Direktur yang baru. Dinamika perubahan pengurus dan kebijakan pembagian keuntungan ini diharapkan dapat terus menjaga kepercayaan publik dan stabilitas nilai saham ASII di bursa efek.

Artikel terkait

Rekomendasi