Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih menghadapi risiko koreksi lanjutan menuju kisaran level 7.245 hingga 7.354 pada sesi perdagangan hari Jumat, 24 April 2026. Proyeksi ini muncul setelah indeks domestik tersebut gagal bertahan dan ditutup pada zona merah dengan penurunan yang cukup signifikan pada hari perdagangan sebelumnya.
Meskipun kondisi pasar sedang berada dalam tekanan, tim analis tetap melihat adanya peluang pada sejumlah instrumen investasi tertentu. Beberapa saham yang patut dicermati oleh para investor untuk perdagangan hari ini antara lain adalah ADRO, INKP, serta WIFI yang masih masuk dalam radar rekomendasi analis.
Analisis Pergerakan IHSG dan Tekanan Pasar
Berdasarkan laporan dari tim analis MNC Sekuritas, IHSG tercatat mengalami anjlok sebesar 2,16 persen dan berakhir di posisi 7.378 pada perdagangan Kamis, 23 April 2026. Penurunan tajam ini juga dibarengi dengan munculnya tekanan jual yang sangat tinggi dari para pelaku pasar di bursa saham lokal.
Para ahli teknikal memperkirakan bahwa posisi IHSG saat ini tengah berada di fase akhir dari wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B label merah. Situasi ini mengindikasikan bahwa indeks sangat rawan bergerak terkoreksi lebih dalam untuk menguji area support terdekat dan menutup beberapa celah atau gap yang terbentuk.
Area koreksi yang diperkirakan akan menjadi sasaran uji IHSG berada pada rentang level 7.245 sampai dengan 7.354 sebagai titik krusial. Dalam riset harian yang diterbitkan pada Jumat pagi, tim analis menyebutkan bahwa pergerakan indeks akan sangat bergantung pada kekuatan penopang di level tersebut.
MNC Sekuritas juga telah memetakan batasan teknis bagi pergerakan indeks di mana level support diperkirakan berada pada angka 7.351 serta 7.238. Sementara itu, jika terjadi pembalikan arah atau rebound, titik resistance yang harus ditembus IHSG berada pada level 7.578 dan selanjutnya di 7.700.
Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Di tengah potensi pelemahan indeks secara keseluruhan, terdapat beberapa saham pilihan yang dapat diperhatikan untuk strategi transaksi harian. Saham-saham yang direkomendasikan oleh pihak MNC Sekuritas untuk hari ini mencakup ADRO, INKP, OASA, serta saham emiten teknologi WIFI.
Untuk saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), tercatat terjadi koreksi tipis sebesar 0,40 persen ke posisi 2.510 yang disertai dengan peningkatan tekanan jual ringan. Meskipun demikian, posisi koreksi ADRO dinilai masih cukup aman karena tertahan oleh garis Moving Average 20 (MA20) sebagai batas penyangga.
Analis memperkirakan ADRO sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (v) dari wave [iii] dalam skema perhitungan Elliott Wave. Investor disarankan untuk menerapkan strategi beli saat melemah atau buy on weakness pada rentang harga 2.440 hingga 2.500 dengan target keuntungan di level 2.620 sampai 2.700.
Selanjutnya, saham INKP menunjukkan performa positif dengan menguat 1,02 persen ke level 9.925 yang didorong oleh munculnya volume pembelian yang cukup signifikan. Posisi emiten kertas ini diperkirakan sedang menempati bagian dari wave (ii) dari wave [c] yang memberikan sinyal peluang bagi para pelaku pasar.
Strategi yang disarankan untuk INKP adalah melakukan akumulasi beli saat harga melemah di kisaran 9.275 hingga 9.725 per lembar saham. Target harga atau target price yang ditetapkan berada pada angka 10.475 dan 11.075, dengan batasan stop loss di bawah level 9.075.
Emiten OASA juga memberikan sinyal menarik setelah berhasil menguat 3,26 persen ke level 380 dengan dukungan peningkatan volume perdagangan yang solid. Tim riset memperkirakan posisi saham OASA saat ini sedang berada dalam bagian dari wave [v] dari wave C menuju target yang lebih tinggi.
Rekomendasi untuk OASA adalah melakukan pembelian spekulatif atau spec buy pada rentang harga antara 368 hingga 380. Target harga yang diharapkan dapat tercapai berada di posisi 404 serta 434, dengan catatan investor harus waspada jika harga jatuh di bawah 360.
Terakhir, saham WIFI mengalami koreksi cukup dalam sebesar 5,14 persen ke level 2.400 yang diiringi dengan tekanan jual yang cukup masif di pasar. Analis berpendapat bahwa posisi WIFI saat ini sedang membentuk bagian dari wave (v) dari wave [i] dari wave C dalam struktur teknikalnya.
Strategi buy on weakness untuk WIFI dapat dilakukan pada area harga 2.320 hingga 2.380 untuk memanfaatkan potensi pantulan harga di masa depan. Target harga yang dipasang adalah di level 2.680 dan 2.780, dengan perintah stop loss apabila harga menyentuh angka di bawah 2.270.
Ringkasan Target Harga dan Strategi Saham
| Kode Saham | Rekomendasi | Rentang Harga Beli | Target Harga | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| ADRO | Buy on Weakness | 2.440 - 2.500 | 2.620, 2.700 | < 2.410 |
| INKP | Buy on Weakness | 9.275 - 9.725 | 10.475, 11.075 | < 9.075 |
| OASA | Spec Buy | 368 - 380 | 404, 434 | < 360 |
| WIFI | Buy on Weakness | 2.320 - 2.380 | 2.680, 2.780 | < 2.270 |
Sebagai informasi penting, seluruh ulasan mengenai pergerakan pasar dan rekomendasi saham ini bersifat sebagai referensi semata bagi para pembaca. Keputusan untuk melakukan transaksi jual maupun beli instrumen investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dari masing-masing investor di pasar modal.
Pihak redaksi tidak memiliki kewajiban atau tanggung jawab atas segala potensi keuntungan maupun risiko kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi tersebut. Investor diharapkan untuk selalu bijak dalam melakukan analisis mandiri dan mempertimbangkan manajemen risiko sebelum menempatkan modal mereka.