Saham Pendatang Baru WBSA Jadi Top Gainer Sepekan Setelah Melejit ke Puncak

Saham Pendatang Baru WBSA Jadi Top Gainer Sepekan Setelah Melejit ke Puncak
Foto: Ilustrasi Saham Pendatang Baru WBSA Jadi Top Gainer Sepekan Setelah Melejit ke Puncak.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan di tengah dinamika kondisi global sepanjang periode perdagangan 20 hingga 24 April 2026. Berdasarkan data perdagangan terbaru, indeks domestik tercatat mengalami koreksi sebesar 6,61 persen sehingga berakhir pada posisi 7.129,490 dari level penutupan pekan sebelumnya yang berada di angka 7.643,004.

Fenomena ini juga dibarengi dengan tekanan jual oleh para pemodal internasional yang cukup masif di sepanjang tahun berjalan 2026. Hingga saat ini, investor asing telah membukukan nilai jual bersih atau net sell dengan total mencapai Rp42,809 triliun di seluruh pasar modal Indonesia.

Daftar Emiten Paling Cuan di Tengah Koreksi Indeks

Meski IHSG sedang tertekan, Bursa Efek Indonesia mencatat adanya 10 saham yang justru mengalami lonjakan harga sangat drastis dan menempati jajaran top gainers pekan ini. Emiten yang baru saja melaksanakan penawaran umum perdana atau IPO, yakni PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA), berhasil menduduki posisi puncak klasemen saham paling menguntungkan.

Saham WBSA terpantau melesat tinggi sebesar 94,16 persen selama satu pekan perdagangan dan mengakhiri sesi di level harga Rp1.330 per lembar saham. Menyusul di posisi kedua, saham PT Citatah Tbk. (CTTH) juga mencatatkan kenaikan impresif sebesar 85,06 persen hingga mencapai level Rp161.

Kinerja luar biasa lainnya ditunjukkan oleh saham PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) yang melonjak sebesar 82,86 persen menuju posisi Rp128 pada penutupan perdagangan pekan ini. Sementara itu, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) menempati urutan keempat dengan pertumbuhan harga sebesar 81,69 persen ke level Rp665.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) turut masuk dalam daftar elit ini setelah mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 57,42 persen menjadi Rp4.030. Di sisi lain, saham PT Multitrend Indo Tbk. (BABY) juga mengalami apresiasi nilai sebesar 57,14 persen dan ditutup pada harga Rp330.

Sektor industri lainnya juga diwakili oleh PT Paragon Karya Perkasa Tbk. (PKPK) yang harga sahamnya terkerek naik sebanyak 44,40 persen ke level Rp3.350. Kemudian, PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) mencatatkan namanya di daftar selanjutnya dengan kenaikan sebesar 43,82 persen sehingga berada di posisi Rp128.

Daftar sepuluh besar saham tercuan pekan ini ditutup oleh PT LCK Global Kedaton Tbk. (LCKM) dan PT Kobexindo Tractors Tbk. (KOBX) yang masing-masing menunjukkan performa solid. Saham LCKM tercatat tumbuh 37,21 persen ke angka Rp118, sedangkan KOBX meningkat 33,76 persen menuju level Rp210.

Statistik Saham Top Gainers Periode 20-24 April 2026

Data berikut menyajikan rincian lengkap mengenai persentase kenaikan harga dan level harga penutupan terakhir dari sepuluh emiten dengan performa terbaik di bursa. Statistik ini merangkum pergerakan harga yang terjadi selama lima hari perdagangan aktif di pekan keempat April 2026.

Peringkat Kode Saham Persentase Kenaikan (%) Harga Penutupan (Rp)
1 WBSA 94,16% 1.330
2 CTTH 85,06% 161
3 KOTA 82,86% 128
4 BAIK 81,69% 665
5 BDMN 57,42% 4.030
6 BABY 57,14% 330
7 PKPK 44,40% 3.350
8 MDIA 43,82% 128
9 LCKM 37,21% 118
10 KOBX 33,76% 210

Kenaikan harga saham-saham tersebut menjadi sorotan utama di tengah merosotnya nilai kapitalisasi pasar yang mencapai Rp899 triliun hanya dalam waktu sepekan. Meskipun demikian, para investor tetap dihimbau untuk waspada dan melakukan analisis fundamental serta teknikal secara mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Penting untuk dicatat bahwa rangkuman mengenai pergerakan pasar modal ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi atau ajakan resmi untuk melakukan transaksi jual beli saham. Segala risiko yang muncul dari keputusan penempatan modal sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu investor dalam mengelola portofolionya.

Artikel terkait

Rekomendasi