Mulai Mei 2026, BEI Akan Seleksi Saham HSC dari Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80

Mulai Mei 2026, BEI Akan Seleksi Saham HSC dari Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80
Foto: Ilustrasi Mulai Mei 2026, BEI Akan Seleksi Saham HSC dari Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memulai penyesuaian kriteria evaluasi untuk indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 pada hari bursa pertama bulan Mei 2026. Perubahan ini mencakup aspek High Shareholding Concentration (HSC), di mana saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi akan dikeluarkan dari indeks tersebut untuk menciptakan gambaran pasar yang lebih akurat.

Penjelasan dan Latar Belakang

Evaluasi tersebar akan dimulai dengan pengumuman pada April 2026, sebelum implementasi penuh pada Mei. Melalui Pengumuman No. Peng-00058/BEI.POP/03-2024, BEI menginformasikan perubahan kriteria evaluasi serta perpanjangan waktu pemenuhan rasio free float yang sebelumnya diumumkan.

Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memastikan indeks tersebut lebih mencerminkan kondisi pasar terkini. “Kami melakukan penyesuaian ini agar indeks dapat lebih mewakili dinamika pasar,” ujar Pande dalam keterangan resmi yang dirilis pada Rabu (22/4/2026).

Dalam pembaruan ini, BEI menekankan bahwa saham dengan tingkat konsentrasi kepemilikan tinggi tidak lagi masuk dalam kriteria seleksi indeks. Hal ini berarti saham dengan kepemilikan yang sangat terkonsentrasi berisiko dikeluarkan dari IDX30, LQ45, dan IDX80.

BEI juga menambahkan syarat pemenuhan batas minimum free float sesuai regulasi terbaru untuk meningkatkan kualitas dan likuiditas saham dalam indeks. Pihak bursa memberikan kelonggaran pada aspek likuiditas, di mana saham tetap dapat masuk dalam seleksi meskipun tidak ditransaksikan dalam satu hari dalam enam bulan terakhir.

Peraturan Terkait dan Implikasi

Aturan yang baru ini juga menyatakan bahwa perhitungan free float akan merujuk pada Peraturan Nomor I-A per 31 Maret 2026 dan Surat Edaran BEI terbaru. Perubahan ini menggantikan kebijakan sebelumnya yang telah diterapkan sejak 2021.

BEI meyakini bahwa penyesuaian ini akan meningkatkan kualitas indeks dan menjadikannya acuan yang lebih baik bagi para investor. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa konstituen indeks memiliki cukup likuiditas serta struktur kepemilikan yang lebih sehat.

Disclaimer: Berita ini tidak ditujukan untuk mendorong pembelian atau penjualan saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca, dan Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala keuntungan atau kerugian dari keputusan yang diambil.

Artikel terkait

Rekomendasi