IHSG Berisiko Terkoreksi ke 7.022 Hari Ini (27/4), Intip Rekomendasi Saham ADMR, BULL & HRTA

IHSG Berisiko Terkoreksi ke 7.022 Hari Ini (27/4), Intip Rekomendasi Saham ADMR, BULL & HRTA
Foto: Ilustrasi IHSG Berisiko Terkoreksi ke 7.022 Hari Ini (27/4), Intip Rekomendasi Saham ADMR, BULL & HRTA.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih menghadapi risiko koreksi lanjutan menuju rentang level 7.022 hingga 7.115 pada sesi perdagangan hari Senin, 27 April 2026. Proyeksi pelemahan ini muncul setelah indeks komposit domestik tersebut terpaksa ditutup di zona merah pada akhir pekan sebelumnya akibat tekanan jual yang cukup masif.

Meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang berada di bawah bayang-bayang tren negatif, para investor masih dapat mencermati beberapa saham pilihan. Tim analis dari MNC Sekuritas memberikan perhatian khusus pada pergerakan saham ADMR, BULL, DAAZ, dan HRTA sebagai instrumen yang direkomendasikan masuk dalam radar pantau perdagangan hari ini.

Berdasarkan data perdagangan pada Jumat, 24 April 2026, IHSG mencatatkan penurunan tajam sebesar 3,38 persen yang membawanya parkir di posisi 7.129. Penurunan signifikan ini mayoritas dipicu oleh dominasi aksi jual oleh para pelaku pasar, di mana pergerakan tersebut terpantau sudah menutup area gap yang terbentuk sebelumnya.

Apabila ditinjau dari kerangka waktu mingguan (timeframe weekly), performa IHSG menunjukkan pelemahan sebesar 6,61 persen yang dibarengi dengan tingginya intensitas tekanan jual. MNC Sekuritas menilai bahwa posisi indeks saat ini kemungkinan besar sedang berada dalam fase wave v pada skenario label hitam atau di akhir wave b pada label merah.

Analisis teknikal tersebut mengindikasikan bahwa indeks saham nasional masih cukup rawan untuk melanjutkan tren penurunan guna menguji area koreksi di level 7.022 sampai 7.115. Langkah ini juga diproyeksikan sebagai upaya pasar untuk menutup area gap yang masih tersisa dalam struktur pergerakan harganya.

Untuk estimasi perdagangan pada awal pekan ini, batas bawah atau support IHSG diprakirakan akan berada pada level 7.022 dan titik terendah berikutnya di 6.917. Sementara itu, untuk potensi pembalikan arah, titik resistansi indeks diperkirakan akan menemui hambatan pada level 7.313 hingga mencapai angka 7.484.

Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas

Saham ADMR berhasil mencatatkan penguatan sebesar 1,90 persen ke level 1.880 dengan dukungan volume pembelian yang mulai muncul di pasar. Saat ini posisi ADMR diprediksi tengah berada pada bagian dari wave b dari struktur wave B yang lebih besar.

Emiten Strategi Area Beli (Buy on Weakness) Target Harga (TP) Stoploss
ADMR Buy on Weakness 1.775 - 1.865 1.970, 2.090 < 1.740
BULL Buy on Weakness 482 - 530 595, 630 < 468
DAAZ Buy on Weakness 1.930 - 2.220 2.670, 2.910 < 1.805
HRTA Buy on Weakness 2.720 - 2.880 3.120, 3.280 < 2.660

Di sisi lain, saham BULL tercatat mengalami koreksi sebesar 4,50 persen menuju level 530 karena masih kuatnya dominasi tekanan jual di pasar. Analis memperkirakan pergerakan BULL saat ini merupakan bagian dari wave 4 dari wave (C) dalam skenario wave B yang sedang berlangsung.

Selanjutnya, emiten DAAZ menunjukkan performa positif dengan kenaikan 5,80 persen ke posisi 2.370 yang disertai kemunculan volume pembelian yang cukup signifikan. Namun, penguatan harga DAAZ tersebut dinilai belum mampu menembus garis Moving Average 20 (MA20) dan kini berada pada bagian wave v dari wave C.

Terakhir, saham HRTA ditutup melemah sebesar 2,66 persen pada level 2.930 karena tekanan jual yang masih menguasai jalannya transaksi di bursa. Tim riset memprediksi bahwa posisi HRTA saat ini sedang menyelesaikan fase wave iv dari wave C dari wave (B) berdasarkan skema label hitam.

Seluruh analisis dan angka yang disajikan dalam artikel ini bersifat sebagai rujukan semata dan bukan merupakan ajakan mutlak untuk melakukan transaksi tertentu. Pembaca diharapkan bijak dalam mengambil keputusan investasi karena segala risiko kerugian maupun potensi keuntungan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Artikel terkait

Rekomendasi