Astra Otoparts (AUTO) Bagikan Dividen Rp819,35 Miliar, Dijadwalkan Cair 18 Mei 2026

Astra Otoparts (AUTO) Bagikan Dividen Rp819,35 Miliar, Dijadwalkan Cair 18 Mei 2026
Foto: Ilustrasi Astra Otoparts (AUTO) Bagikan Dividen Rp819,35 Miliar, Dijadwalkan Cair 18 Mei 2026.

Emiten yang bergerak di bidang komponen otomotif, PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai final untuk tahun buku 2025. Perusahaan menjadwalkan pembayaran dividen sebesar Rp819,35 miliar atau senilai Rp170 per lembar saham yang akan dicairkan kepada para pemegang saham pada 18 Mei 2026 mendatang.

Sekretaris Perusahaan Astra Otoparts, Sophie Handili, menjelaskan bahwa keputusan strategis ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 17 April 2026. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (22/4/2026), Sophie menegaskan bahwa total dividen yang dialokasikan mencapai Rp1.103.718.857.000, yang mencerminkan sekitar 50% dari total laba bersih perseroan.

Sebelum pembagian dividen final ini, AUTO tercatat telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp59 per saham atau dengan total nilai mencapai Rp284,36 miliar pada tanggal 24 Oktober 2025. Oleh karena itu, sisa kewajiban dividen yang akan didistribusikan kepada investor adalah Rp170 per saham, yang jika diakumulasikan secara total berjumlah Rp819,35 miliar.

Jadwal dan Mekanisme Pembagian Dividen

Manajemen Astra Otoparts juga telah menetapkan kalender resmi untuk pelaksanaan pembagian dividen agar para investor dapat mempersiapkan diri sesuai jadwal bursa. Periode cum dividen atau hari terakhir perdagangan saham dengan hak dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan jatuh pada tanggal 27 April 2026.

Selanjutnya, fase ex dividen atau perdagangan tanpa hak dividen di pasar reguler dan negosiasi akan dimulai pada 28 April 2026. Untuk mekanisme di pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 29 April 2026, yang kemudian diikuti dengan masa ex dividen pada keesokan harinya yaitu tanggal 30 April 2026.

Bagi para pemegang saham yang ingin mendapatkan hak atas dividen ini, nama mereka harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date yang jatuh pada 29 April 2026. Seluruh proses pembayaran dividen tunai secara serentak kepada para investor yang berhak akan dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2026.

Keterangan Jadwal Dividen Tanggal Pelaksanaan
Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi 27 April 2026
Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi 28 April 2026
Cum Dividen Pasar Tunai 29 April 2026
Ex Dividen Pasar Tunai 30 April 2026
Recording Date (Daftar Pemegang Saham) 29 April 2026
Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 18 Mei 2026

Kinerja Keuangan dan Kondisi Perseroan

Sophie Handili menambahkan bahwa seluruh tahapan jadwal serta tata cara teknis pembayaran dividen ini telah dikoordinasikan secara matang dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi dilakukan bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Biro Administrasi Efek yang ditunjuk oleh perseroan.

Pihak manajemen PT Astra Otoparts Tbk. memberikan kepastian bahwa kebijakan pembagian laba ini telah diperhitungkan secara saksama tanpa mengganggu stabilitas finansial. Perseroan menegaskan bahwa penyaluran dividen tunai untuk tahun buku 2025 tersebut tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha operasional di masa depan.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025, emiten berkode saham AUTO ini berhasil membukukan laba bersih yang impresif senilai Rp2,20 triliun. Angka tersebut menjadi dasar kuat bagi perseroan untuk memberikan apresiasi berupa imbal hasil investasi yang stabil kepada para pemegang sahamnya.

Komponen Keuangan AUTO (Desember 2025) Nilai (Rupiah)
Laba Bersih Tahun Berjalan Rp2,20 Triliun
Saldo Laba Ditahan (Tanpa Batasan) Rp11,69 Triliun
Total Ekuitas Rp16,96 Triliun
Total Alokasi Dividen (50% Laba) Rp1,10 Triliun

Hingga akhir periode Desember 2025, posisi keuangan perusahaan terlihat sangat kokoh dengan catatan saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya mencapai Rp11,69 triliun. Selain itu, total ekuitas yang dimiliki oleh AUTO tercatat berada di level Rp16,96 triliun, yang menunjukkan struktur permodalan perusahaan berada dalam kondisi sangat sehat.

Di sisi lain, Astra Otoparts juga menunjukkan tren pertumbuhan positif dengan melaporkan raihan laba bersih sebesar Rp558,9 miliar pada kuartal I/2026 atau tumbuh 10,6% secara tahunan. Meskipun terdapat perubahan di jajaran manajerial menyusul pengunduran diri dua direkturnya, perusahaan tetap optimis menjalankan ekspansi bisnis termasuk peluncuran alat kesehatan digital melalui anak usahanya.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: market.bisnis.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.

Artikel terkait

Rekomendasi