Manajemen PT Pertamina International Shipping (PIS) memberikan klarifikasi terkait rekaman video yang viral di media sosial mengenai awak kapal Gamsunoro. Video tersebut mengeklaim bahwa kapal yang sedang tertahan di Selat Hormuz tersebut seluruhnya dioperasikan oleh kru berkebangsaan India.
Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa dalam operasional pasar internasional, perusahaan menjalin kerja sama dengan penyewa dan manajemen kapal pihak ketiga. Praktik ini merupakan hal yang lumrah dalam industri pelayaran global guna meningkatkan kapasitas serta daya saing perusahaan di kancah dunia.
Status Operasional Kapal Gamsunoro
Kapal Gamsunoro merupakan salah satu aset milik PIS yang aktif melayani rute perdagangan internasional mulai dari wilayah Asia, Eropa, hingga Amerika dan Afrika. Saat ini kapal tersebut tengah disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan awak kapal sesuai dengan regulasi internasional serta standar operasional yang sangat ketat.
Sebagai Sub Holding Pertamina, PIS berfokus pada ekspansi bisnis angkutan maritim luar negeri untuk memacu pendapatan perusahaan dan menambah devisa negara. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam industri maritim global melalui layanan yang profesional dan kompetitif.
Statistik Awak Kapal Pertamina Group
Meskipun aktif di pasar global, Vega menegaskan bahwa mayoritas kru yang bekerja di bawah naungan Pertamina Group tetap didominasi oleh pelaut asal Indonesia. Persentase pelaut domestik mencapai angka 94 persen, yang membuktikan komitmen perusahaan dalam memberdayakan talenta nasional di kancah internasional.
| Kategori Awak Kapal | Jumlah Personel | Persentase |
|---|---|---|
| Warga Negara Indonesia (WNI) | 4.090 orang | 94% |
| Warga Negara Asing (WNA) | 278 orang | 6% |
Secara keseluruhan, terdapat lebih dari empat ribu pelaut Indonesia yang dipekerjakan baik untuk rute domestik maupun jalur pelayaran internasional milik grup. Sementara itu, jumlah tenaga kerja asing hanya berkisar enam persen saja guna memenuhi kebutuhan spesifik dalam operasional global perusahaan.