Pemerintah Indonesia melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa proses negosiasi dengan pihak Iran masih terus berjalan demi mendapatkan izin lintasi Selat Hormuz bagi dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS). Upaya diplomasi ini dilakukan secara intensif melalui kolaborasi antara Kementerian ESDM dan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan perjalanan mereka.
Bahlil Lahadalia mengharapkan dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses komunikasi dengan otoritas Iran ini membuahkan hasil yang positif bagi kelancaran operasional kapal tersebut. Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa detail mengenai substansi pembicaraan tersebut belum dapat diungkapkan secara menyeluruh kepada publik karena pertimbangan sensitivitas situasi geopolitik global saat ini.
Pemerintah memilih untuk bersikap hati-hati dalam menyampaikan informasi terkait keamanan maritim di wilayah konflik agar tidak mengganggu proses diplomasi yang sedang berlangsung. Menurut Bahlil, ada batasan tertentu dalam keterbukaan informasi publik ketika menghadapi krisis geopolitik yang dinamis demi menjaga kepentingan nasional di kancah internasional.
Di sisi lain, Pejabat Sementara Corporate Secretary PT Pertamina Internasional Shipping (PIS), Vega Pita, mengonfirmasi bahwa kedua kapal tersebut saat ini masih tertahan dan belum diizinkan memasuki Selat Hormuz. Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh kru dan aset kapal dalam kondisi yang aman meskipun perjalanan mereka terhambat di kawasan Teluk Arab tersebut.
Berdasarkan data pantauan dari situs Vessel Finder hingga pekan lalu, posisi kedua kapal tanker yang mengangkut kebutuhan energi nasional tersebut terdeteksi berada di dua lokasi berbeda di wilayah Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride diketahui sedang bersandar di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi, sementara kapal Gamsunoro terpantau berada di perairan lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.
| Nama Kapal | Lokasi Terakhir Terdeteksi | Keterangan Status |
|---|---|---|
| Pertamina Pride | Lepas Pantai Al Jubail, Arab Saudi | Menunggu Izin Melintas |
| Gamsunoro | Lepas Pantai Dubai, Uni Emirat Arab | Menunggu Izin Melintas |
Vega menjelaskan bahwa tim PIS terus melakukan pemantauan secara intensif dan tetap bersiaga penuh dalam merespons segala perkembangan situasi keamanan di jalur laut strategis tersebut. Perusahaan telah menyusun rencana pelayaran (passage plan) yang matang agar kedua kapal tersebut dapat langsung berlayar dengan aman segera setelah blokade atau jalur laut Selat Hormuz dibuka kembali.
Upaya mitigasi dan perencanaan pelayaran yang aman menjadi prioritas utama bagi Pertamina Internasional Shipping guna menghindari risiko di tengah ketegangan yang melibatkan negara-negara di wilayah tersebut. Komitmen ini ditunjukkan dengan penjagaan koordinasi yang ketat dengan berbagai pemangku kepentingan internasional demi menjamin keamanan pasokan energi yang dibawa oleh kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro.