Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terpantau mengalami pelemahan terhadap rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data terbaru, mata uang Negeri Paman Sam tersebut kini bergerak di kisaran level Rp 17.100 pada pagi hari ini.
Merujuk pada data real-time Bloomberg pukul 09.10 WIB, nilai tukar dolar AS tercatat berada pada posisi Rp 17.135 per unitnya. Angka tersebut menunjukkan adanya penurunan sebesar 33 poin atau setara dengan pelemahan 0,19 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap jajaran mata uang global lainnya terpantau cenderung bervariatif dengan dinamika yang beragam. Dolar AS dilaporkan mengalami penguatan sebesar 0,04 persen ketika berhadapan dengan dolar Australia pada perdagangan sesi ini.
Kondisi serupa juga terjadi pada mata uang Benua Biru, di mana dolar AS tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 0,07 persen terhadap euro. Selain itu, dominasi dolar AS masih terlihat dengan kenaikan sebesar 0,04 persen terhadap nilai tukar dolar Singapura.
Namun, tren penguatan tersebut tidak terjadi secara menyeluruh karena dolar AS justru terpantau melemah tipis sebesar 0,02 persen terhadap yuan China. Di sisi lain, mata uang AS kembali menunjukkan taringnya dengan menguat sebesar 0,10 persen terhadap yen Jepang.
Dalam perdagangan regional, dolar AS tercatat mengalami depresiasi sebesar 0,05 persen ketika dibandingkan dengan nilai tukar ringgit Malaysia. Meskipun melemah terhadap ringgit, dolar AS justru mampu menguat sebesar 0,11 persen terhadap mata uang baht Thailand.
Data Perbandingan Kurs Dolar AS
| Mata Uang Lawan | Perubahan Persentase | Status Pergerakan |
|---|---|---|
| Rupiah Indonesia (IDR) | -0,19% | Melemah |
| Dolar Australia (AUD) | +0,04% | Menguat |
| Euro (EUR) | +0,07% | Menguat |
| Dolar Singapura (SGD) | +0,04% | Menguat |
| Yuan China (CNY) | -0,02% | Melemah |
| Yen Jepang (JPY) | +0,10% | Menguat |
| Ringgit Malaysia (MYR) | -0,05% | Melemah |
| Baht Thailand (THB) | +0,11% | Menguat |
Hingga saat ini, pergerakan nilai tukar dolar AS masih terus dipantau oleh para pelaku pasar di tengah fluktuasi ekonomi global yang dinamis. Informasi terkini menunjukkan bahwa mata uang asing tersebut tetap bertahan pada kisaran level Rp 17.100 yang menjadi perhatian publik.
Berbagai faktor ekonomi global turut memengaruhi naik turunnya nilai tukar ini secara harian terhadap berbagai mata uang mitra dagang lainnya. Dinamika ini mencerminkan kondisi fundamental pasar uang internasional yang terus bereaksi terhadap data-data ekonomi terbaru yang dirilis oleh otoritas terkait.
Laporan mengenai perkembangan bursa dan valuta asing ini menjadi referensi penting bagi para pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan finansial. Publik dapat terus memantau pembaruan informasi nilai tukar rupiah melalui berbagai kanal berita ekonomi secara berkala sepanjang hari perdagangan.