Momen penuh emosi menyelimuti kunjungan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat menyambangi Sekolah Rakyat di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, seorang calon siswa tampak menangis tersedu di pelukan Teddy karena merasa sedih belum pernah merasakan bangku pendidikan formal sama sekali.
Calon siswa bernama Aljabar Nur tersebut awalnya diminta maju ke depan untuk membagikan latar belakang pendidikannya kepada para hadirin. Namun, bocah asal Jakarta Timur itu justru terdiam dan air matanya pecah karena tidak memiliki pengalaman sekolah yang bisa diceritakan seperti anak-anak seusianya.
Melihat hal tersebut, Seskab Teddy Indra Wijaya langsung bergegas memeluk Aljabar untuk menenangkan perasaan bocah yang sedang dirundung kesedihan itu. Ia memberikan penguatan dengan menegaskan bahwa di Sekolah Rakyat ini, Aljabar tidak perlu merasa sedih lagi karena akses pendidikan kini telah terbuka baginya.
Teddy juga menjamin bahwa seluruh siswa akan mendapatkan fasilitas belajar, penginapan yang layak, hingga asupan gizi yang baik selama menempuh pendidikan. Ia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar para siswa kelak mampu menjadi kebanggaan bagi keluarga mereka masing-masing.
Latar Belakang dan Cita-Cita Aljabar
Setelah kondisi emosinya mulai stabil, Aljabar kemudian bercerita bahwa dirinya merupakan anak yatim dan putra kelima dari enam bersaudara. Kondisi ekonomi keluarga yang sulit memaksa sang ibu bekerja sebagai buruh harian, sehingga Aljabar tidak memiliki biaya untuk bersekolah sejak kecil.
Meski tidak pernah mengenyam pendidikan formal, Aljabar membuktikan semangat belajarnya yang tinggi dengan kemampuan membaca yang diperoleh secara otodidak. Di hadapan Seskab Teddy, ia pun mengungkapkan impian besarnya untuk menjadi seorang anggota polisi di masa depan.
Keberanian Aljabar dalam mengungkapkan isi hatinya memicu rasa haru serta simpati dari seluruh hadirin yang berada di lokasi acara. Calon siswa lainnya pun turut memberikan dukungan moral dengan memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk penyemangat bagi Aljabar.
Seskab Teddy memuji mentalitas para calon siswa Sekolah Rakyat yang dianggapnya memiliki modal penting berupa keberanian untuk maju dan berbicara tanpa rasa malu. Menurutnya, karakter tersebut merupakan pondasi yang sangat berharga bagi anak-anak tersebut untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
| Profil Calon Siswa | Detail Informasi |
|---|---|
| Nama Lengkap | Aljabar Nur (Al) |
| Asal Daerah | Jakarta Timur |
| Status Keluarga | Anak yatim, ke-5 dari 6 bersaudara |
| Pekerjaan Ibu | Buruh harian |
| Cita-cita | Polisi |
| Keahlian | Membaca secara otodidak |