Memetakan 245 PTS yang Ada di Jakarta

Memetakan 245 PTS yang Ada di Jakarta
Foto: Ilustrasi Memetakan 245 PTS yang Ada di Jakarta.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III merilis data terbaru mengenai pemetaan perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah DKI Jakarta hingga April 2026. Berdasarkan laporan tersebut, saat ini tercatat ada 245 kampus swasta yang beroperasi di ibu kota, yang menunjukkan tren penurunan jumlah institusi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jika menilik statistik tiga tahun ke belakang, jumlah PTS di Jakarta telah berkurang lebih dari 20 institusi dari total 271 kampus pada tahun 2023. Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan SE MA, menjelaskan bahwa angka ini bahkan sempat menyentuh angka 300-an sebelum mengalami penyusutan berkelanjutan.

Penyusutan jumlah perguruan tinggi ini bukan tanpa alasan, melainkan merupakan hasil dari kebijakan penggabungan atau merger antar institusi pendidikan. Henri mengungkapkan bahwa tercatat ada 8 kampus yang melakukan merger pada 2023, diikuti oleh 7 kampus di tahun 2024, serta 4 kampus pada tahun 2025.

Klasifikasi dan Status Akreditasi Kampus

Dari total 245 perguruan tinggi yang masih aktif, komposisinya terdiri dari berbagai bentuk institusi mulai dari universitas hingga akademi komunitas. Berikut adalah rincian data mengenai kategori bentuk institusi dan status akreditasi yang ada di lingkungan LLDikti Wilayah III:

Kategori Data Jumlah / Keterangan
Universitas 74
Sekolah Tinggi 75
Akademi 51
Institut 28
Politeknik 16
Akademi Komunitas 1
Akreditasi Unggul 33 Kampus
Status Terakreditasi 175 Kampus
Tidak Terakreditasi 37 Kampus

Mengenai 37 kampus yang belum mengantongi akreditasi, Henri menjelaskan bahwa mayoritas merupakan institusi yang baru saja melewati proses penggabungan atau penyatuan. LLDikti III berkomitmen untuk melakukan pendampingan intensif bagi kampus-kampus tersebut agar segera memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan pemerintah.

Pihak otoritas juga berupaya menjaga kualitas bagi perguruan tinggi yang sudah menyandang predikat unggul agar tetap mampu mempertahankan standar prestasi mereka. Bagi kampus yang sudah terakreditasi namun belum mencapai level tertinggi, LLDikti III terus memberikan dorongan agar mereka bisa segera naik kelas menjadi unggul.

Statistik Program Studi dan Sumber Daya Manusia

Selain jumlah institusi, data menunjukkan bahwa ekosistem pendidikan swasta di Jakarta mengelola sebanyak 2.209 program studi secara keseluruhan. Aktivitas akademik di ribuan prodi tersebut didukung oleh 25.164 tenaga pendidik atau dosen yang melayani sebanyak 644.535 mahasiswa.

Dari sisi kualitas program studi, terdapat 477 prodi yang telah mencapai akreditasi unggul dan 1.439 prodi lainnya berstatus terakreditasi. Namun, masih terdapat tantangan karena ada sekitar 114 program studi yang saat ini tercatat belum memiliki status akreditasi resmi.

Kampus di Bawah Standar dan Langkah Penanganan

Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Tri Munanto SE M Ak, memberikan catatan khusus mengenai adanya 9 kampus yang performanya mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan bahwa kesembilan perguruan tinggi tersebut berada di bawah standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada semua aspek penilaian.

Sebagai langkah solusi, LLDikti Wilayah III mencoba memfasilitasi kampus-kampus yang bermasalah tersebut untuk melakukan penguatan melalui jalur merger atau penyatuan dengan institusi lain. Upaya ini dilakukan guna menyelamatkan operasional pendidikan agar tetap sesuai dengan regulasi dan kualitas yang diharapkan oleh masyarakat.

Meskipun demikian, Tri menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan ke kementerian jika tidak ditemukan progres yang baik dari kampus-kampus di bawah standar tersebut. Kementerian akan bertindak sebagai pengambil kebijakan akhir untuk menentukan tindakan atau sanksi apa yang akan diberikan kepada institusi yang tidak menunjukkan perbaikan.

Artikel terkait

Rekomendasi