Grafiti Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Makam Mesir Kuno, Benarkah Buatan Orang India?

Grafiti Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Makam Mesir Kuno, Benarkah Buatan Orang India?
Foto: Ilustrasi Grafiti Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Makam Mesir Kuno, Benarkah Buatan Orang India?.

Para peneliti baru-baru ini menemukan jejak vandalisme berusia sekitar 2.000 tahun berupa coretan grafiti pada makam-makam Mesir kuno di kawasan Lembah Para Raja. Menariknya, tulisan-tulisan tersebut menggunakan bahasa Tamil Kuno yang berasal dari India dan ditemukan tersebar di lokasi pemakaman para firaun serta bangsawan Mesir.

Studi yang dipublikasikan dalam Proceedings Volume 1 pada Februari 2026 ini mengungkapkan adanya setidaknya 30 prasasti dalam tiga bahasa India berbeda di enam makam. Penemuan ini menunjukkan bahwa keinginan pengunjung untuk menandai kehadiran mereka di tempat bersejarah dengan menuliskan nama sudah terjadi sejak masa yang sangat lampau.

Bukti Keberadaan Pengunjung Asia Selatan di Mesir

Berdasarkan analisis mendalam yang dilakukan tim peneliti, banyak dari tulisan Tamil Kuno tersebut mencantumkan sebuah nama identitas yakni "Cikai Korran". Sosok pengunjung asal India ini diperkirakan meninggalkan jejak grafiti tersebut saat berkunjung ke wilayah Mesir pada periode antara abad ke-1 hingga abad ke-3 Masehi.

Beberapa prasasti ditemukan pada posisi yang cukup tinggi di dinding makam, tepatnya sekitar lima hingga enam meter atau setara 16-20 kaki dari permukaan lantai pintu masuk. Para peneliti mencatat dalam laporan Live Science bahwa Cikai Korran bertanggung jawab atas sebagian besar prasasti yang ditulis dalam bahasa Tamil Kuno tersebut.

Temuan arkeologis ini menjadi indikator kuat bahwa bukti kehadiran masyarakat dari wilayah Asia Selatan di tanah Mesir kuno semakin nyata dan beragam. Meskipun jejaknya ditemukan di banyak titik makam, identitas asli atau latar belakang profesi dari Cikai Korran sendiri hingga kini masih menjadi misteri bagi para ahli.

Hubungan Dagang Antara Mesir dan India

Keberadaan prasasti ini memberikan dukungan data tambahan mengenai adanya jalur perdagangan lintas benua yang aktif selama masa kekuasaan Kekaisaran Romawi di Mesir. Pada periode tersebut, pelabuhan di pesisir Laut Merah seperti Berenike dan Myos Hormos berfungsi sebagai titik transit utama bagi para pedagang yang datang dari India.

Para ahli menegaskan bahwa coretan kuno ini menjadi bukti fisik langsung mengenai terjadinya interaksi sosial serta hubungan perdagangan internasional di area Lembah Para Raja. Fenomena ini juga membuka peluang besar bagi para arkeolog untuk menemukan lebih banyak tulisan berbahasa India di situs-situs bersejarah lainnya seperti kuil Mesir.

Kasper Gronlund Evers selaku peneliti independen menyatakan bahwa temuan ini adalah bukti konkret kunjungan pedagang India Barat dan Tamil yang selama ini dicari oleh akademisi. Menurutnya, dokumentasi dalam skala sebesar ini belum pernah ditemukan sebelumnya sehingga penemuan di Lembah Para Raja ini memiliki nilai sejarah yang sangat signifikan.

Sementara itu, Alexandra von Lieven dari Universitas Münster menambahkan bahwa prasasti tersebut mencerminkan adanya ketertarikan aktif dari orang India terhadap kekayaan budaya Mesir. Ia berpendapat bahwa tulisan tersebut tidak hanya membuktikan kehadiran fisik mereka, tetapi juga menunjukkan rasa ingin tahu mereka terhadap tradisi negeri firaun tersebut.

Penelitian lebih lanjut di masa depan diharapkan dapat mengungkap lebih banyak prasasti serupa yang mungkin masih tersembunyi di berbagai bangunan kuil atau situs arkeologi lainnya di Mesir. Hal ini akan memperkuat pemahaman global mengenai kedalaman hubungan diplomatik dan budaya antara peradaban India kuno dengan bangsa Mesir di masa lalu.

Kategori Temuan Detail Informasi
Usia Grafiti Sekitar 2.000 Tahun (Abad I - III Masehi)
Lokasi Penemuan 6 Makam di Lembah Para Raja, Mesir
Jumlah Prasasti Minimal 30 Prasasti dalam 3 Bahasa India
Nama yang Dominan Cikai Korran (Bahasa Tamil Kuno)
Ketinggian Tulisan 5 hingga 6 Meter (16-20 Kaki) dari Pintu

Artikel terkait

Rekomendasi