Daftar 75 Jenis Ikan dan Amfibi Berbahaya di Indonesia, Salah Satunya Ikan Sapu-sapu

Daftar 75 Jenis Ikan dan Amfibi Berbahaya di Indonesia, Salah Satunya Ikan Sapu-sapu
Foto: Ilustrasi Daftar 75 Jenis Ikan dan Amfibi Berbahaya di Indonesia, Salah Satunya Ikan Sapu-sapu.

Menjaga keberlangsungan ekosistem perairan merupakan kewajiban penting bagi seluruh lapisan masyarakat guna memastikan sumber daya alam tetap terlindungi. Tindakan yang terlihat sepele seperti membuang jenis ikan asing ke aliran sungai ternyata memiliki konsekuensi hukum yang telah diatur secara resmi di Indonesia.

Pemerintah menerapkan aturan ketat yang melarang setiap individu untuk memasukkan, memelihara, ataupun mengedarkan spesies ikan yang masuk kategori berbahaya dan merugikan. Larangan ini bertujuan mencegah kerusakan habitat asli, melindungi populasi ikan lokal dari kepunahan, serta meminimalkan ancaman terhadap kesehatan manusia.

Kebijakan ini menjadi benteng pertahanan utama bagi keanekaragaman hayati nasional dalam menghadapi ancaman serius dari berbagai spesies invasif. Daftar mengenai jenis ikan dan amfibi yang dilarang tersebut telah dimuat dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KKP) Nomor 19/PERMEN-KP/2020.

Daftar Ikan dan Amfibi Berbahaya

Berdasarkan regulasi tersebut, terdapat sejumlah biota air yang diklasifikasikan sebagai spesies berbahaya karena sifat biologisnya yang mengancam. Kelompok ini mencakup beberapa jenis ikan dari famili Trichomycteridae serta beberapa jenis amfibi yang berpotensi merusak keseimbangan alam.

Kategori Nama Ilmiah Nama Umum Famili
Ikan Paracanthopoma parva - Trichomycteridae
Ikan Plectrochilus spp. Canero Trichomycteridae
Ikan Vandellia spp. Candiru Trichomycteridae
Moluska Perna perna Brown Mussel Mytilidae
Amfibi Rhinella marina Cane Toad, Bullfrog Bufonidae
Amfibi Osteopilus septentrionalis Cuban Tree-frog Hylidae

Identifikasi Spesies yang Merugikan

Selain kategori berbahaya, pemerintah juga merinci puluhan jenis ikan yang dianggap merugikan karena potensi invasifnya yang sangat tinggi di perairan Indonesia. Ikan-ikan ini seringkali mendominasi ruang lingkup habitat dan memutus rantai makanan spesies asli di wilayah tersebut.

Nama Ilmiah Nama Umum Famili
Hydrocynus vittatus African Tigerfish Alestidae
Hydrocynus goliath Goliath Tigerfish Alestidae
Hoplias malabaricus Wolf Fish Erythrinidae
Asterophysus batrachus Gulper Fish Auchenipteridae
Parambassis spp. (berbagai jenis) Glassy Perchlet / Glassfishes Ambassidae
Arapaima gigas Giant Arapaima, Pirarucu Arapaimidae
Arapaima leptosoma Torpedo-Shaped Arapaima Arapaimidae
Channa argus Northern Snakehead Channidae
Channa marulius Bullseye Snakehead
Amatitlania nigrofasciata Convict Cichlid Cichlidae
Amphilophus citrinellus Midas Cichlid Cichlidae
Amphilophus labiatus Red Devil Cichlidae
Cichla ocellaris Peacock Bass Cichlidae
Parachromis managuensis Jaguar Guapote Cichlidae
Tilapia sparrmanii Banded Tilapia Cichlidae
Coptodon zillii Redbelly Tilapia Cichlidae
Hydrolycus armatus Tetra Vampir Cynodontidae
Cyprinella lutrensis Red Shiner Cyprinidae
Esox spp. Pike, Pickerel Esocidae
Lates niloticus Nile Perch Latidae
Micropterus salmoides Largemouth Bass Latidae
Atractosteus spp. Garfish / Aligator Gar Lepisosteidae
Lepisosteus spp. Gar Lepisosteidae
Pterygoplichthys spp. Ikan Sapu-sapu Loricariidae
Serrasalmus spp. Piranha Serrasalmidae
Pygocentrus spp. Piranha Characidae
Electrophorus electricus Belut Listrik Electrophoridae
Tetradon spp. Puffer / Buntal Tetraodontidae

Termasuk dalam daftar ini adalah ikan sapu-sapu yang sering ditemukan di perairan tawar Indonesia dan diduga berasal dari aktivitas perdagangan ikan hias. Para pakar memperingatkan bahwa pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku seperti pupuk tetap memiliki risiko masuk kembali ke dalam rantai makanan manusia.

Selain ikan, terdapat pula kelompok krustasea dan moluska yang dilarang karena sifat invasifnya yang dapat merusak tatanan ekologi sungai maupun danau. Spesies seperti lobster air tawar asal California dan kepiting hias tertentu menjadi perhatian khusus bagi otoritas perikanan nasional.

Jenis Biota Nama Ilmiah Nama Umum
Krustasea Pacifastacus leniusculus Signal Crayfish
Krustasea Charybdis japonica Asian Paddle Crab
Krustasea Procambarus spp. Marbled Crayfish
Moluska Perna perna Mexilhao Mussel

Keseluruhan daftar yang mencapai 75 jenis ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam mengendalikan penyebaran organisme akuatik yang tidak diinginkan. Partisipasi masyarakat dalam tidak melepasliarkan spesies-spesies tersebut sangat menentukan keberhasilan upaya pelestarian lingkungan perairan di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi