Lembaga pemeringkatan internasional Webometrics telah merilis daftar universitas terbaik di Indonesia untuk periode Januari 2026 yang mencakup berbagai institusi pendidikan tinggi. Di dalam daftar tersebut, sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berhasil menembus jajaran peringkat teratas secara nasional.
Analisis yang dilakukan oleh Webometrics Global Web Rankings for Universities mencakup lebih dari 32.000 institusi pendidikan yang tersebar di lebih dari 200 negara di seluruh dunia. Penilaian tersebut didasarkan pada akumulasi nilai dari beberapa indikator utama yang merepresentasikan kualitas serta pengaruh dari setiap perguruan tinggi.
Indikator Penilaian Webometrics
Kriteria pertama adalah visibilitas yang memiliki bobot sebesar 50 persen, di mana penilaian diukur berdasarkan dampak dari jumlah domain rujukan eksternal yang mengarah ke institusi tersebut. Selanjutnya terdapat indikator transparansi sebesar 10 persen yang menilai kutipan dari para peneliti terpilih melalui profil Google Scholar mereka.
Aspek terakhir adalah keunggulan penelitian dengan bobot 40 persen yang menghitung jumlah makalah ilmiah dalam kategori 10 persen paling banyak dikutip melalui pangkalan data Scopus atau Scimago. Institusi yang meraih nilai tertinggi pada seluruh indikator tersebut berhak menempati posisi puncak dalam daftar peringkat yang dipublikasikan.
Webometrics juga menjelaskan adanya keterbatasan dalam sistem ini, seperti tidak adanya pengelompokan universitas berdasarkan jenis spesifik institusinya. Hal ini menyebabkan universitas dengan manajemen bidang studi yang kurang optimal atau memiliki cakupan studi tertentu mungkin memperoleh skor visibilitas yang lebih rendah dibandingkan institusi lain.
Dominasi PTKIN di Peringkat Nasional
Berdasarkan hasil pemeringkatan terbaru, tercatat ada sepuluh PTKIN yang berhasil masuk ke dalam jajaran 100 besar universitas terbaik di seluruh Indonesia. UIN Sunan Gunung Djati Bandung memimpin klasemen di antara kampus Islam negeri lainnya dengan menempati posisi ke-29 secara nasional.
Menyusul di urutan kedua adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berhasil mengamankan peringkat ke-48 dalam skala nasional. Sementara itu, posisi ketiga PTKIN terbaik ditempati oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berada di peringkat ke-70 se-Indonesia.
Keberhasilan kampus-kampus ini menunjukkan daya saing yang kuat di tengah persaingan dengan perguruan tinggi negeri umum maupun swasta lainnya di tanah air. Berikut adalah data lengkap sepuluh besar PTKIN terbaik di Indonesia beserta peringkat mereka di level nasional dan internasional.
| Nama Perguruan Tinggi | Peringkat Indonesia | Peringkat Dunia |
|---|---|---|
| UIN Sunan Gunung Djati Bandung | 29 | 2.444 |
| UIN Syarif Hidayatullah Jakarta | 48 | 3.159 |
| UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta | 70 | 3.920 |
| UIN Raden Intan Lampung | 75 | 4.038 |
| UIN Maulana Malik Ibrahim Malang | 76 | 4.059 |
| UIN Alauddin Makassar | 81 | 4.112 |
| UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | 87 | 4.166 |
| UIN Raden Fatah Palembang | 89 | 4.206 |
| UIN Sunan Ampel Surabaya | 90 | 4.208 |
| UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten | 96 | 4.307 |
Daftar prestasi ini menjadi acuan penting bagi calon mahasiswa yang berencana mendaftarkan diri pada seleksi masuk PTKIN di tahun akademik mendatang. Publikasi data ini bertepatan dengan pembukaan pendaftaran UM-PTKIN 2026 yang mencakup informasi jadwal, biaya, hingga ketentuan pemilihan program studi.